Politik: "Liwat Paksaan...?"
3:49 AM | Author: IsLaM uNiTe


Setiap kali menatap wajah dan mendengar ucapan Dato’ Seri Anuar Ibrahim maka saya kan teringat ucapan keramat beliau ; “Kalau takut dengan ujian , jangan bicara soal perjuangan”. Sememangnya ujian, mehnah, tribulasi, risiko yang tinggi adalah ‘sunnah’ orang berjuang. Soal siapa betul siapa salah dalam tuduhan liwat terbaru DSAI biarlah siasatan yang menentukan, namun ujian dan cubaan tetap asam garam perjuangan. Rasulullah SAW, ketika datang seorang pemuda membaiah Baginda, maka dipesankan kepada pemuda itu agar bersedia untuk menjadikan miskin dan kesusahan sebagai pakaian hidup orang yang beriman. Rasulullah SAW juga menyebut di dalam Hadith Baginda SAW ;

“Seorang mukmin itu akan berada di antara 5 ujian, mukmin yang hasad kepadanya, kafir yang akan membunuhnya, munafiq yang akan marah padanya, hawa nafsu yang akan sentiasa memerangkapnya dan syaitan yang akan menyesatkannya”

NUR AL QURAN

Sejak 1500 tahun yang lalu Al Quran telah menyebut soal ujian dan cubaan terutamanya bagi orang berjuang. Jalan perjuangan tidak pernah sunyi dari ujian. Firman Allah SWT ;

“Kalau yang kamu serukan kepada mereka itu keuntungan yang mudah diperoleh dan perjalanan yang tidak seberapa jauh, Pastilah mereka mengikutimu, tetapi tempat yang dituju itu amat jauh terasa oleh mereka. mereka akan bersumpah dengan (nama) Allah: "Jikalau kami sanggup tentulah kami berangkat bersama-samamu." mereka membinasakan diri mereka sendiri dan Allah mengetahui bahwa Sesungguhnya mereka benar-benar orang-orang yang berdusta.” At Taubah : 42

Perjuangan ini sahabat sekalian, perjalanannya jauh, penuh kepayahan dan tiada jalan pintas dan singkat. Kerana onak duri perjuangan akan dinilai hebat di sisi Allah SWT dan menjadi kaffarah kepada dosa serta mengangkat darjat.



“Dan Sesungguhnya kami benar-benar akan menguji kamu agar kami mengetahui orang-orang yang berjihad dan bersabar di antara kamu, dan agar kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.” Muhammad : 31

Perjuangan ini akan menjadi medan kayu ukur sejauh mana keikhlasan kita dalam perjuangan dan sejauhmana kesabaran dan jihad kita dalam perjuangan ini.

Saya sendiri meremang bulu roma bila bercakap soal perjuangan. Kerana ujian Allah tidak mengenal siapa. Abid yang 60 tahun sujud rukuk pada Allah pun akhirnya tersungkur dengan ujian, apatah lagi kita yang kerdil.

BILA HUJJAH TIDAK DAPAT DIKALAHKAN DENGAN HUJJAH

Firman Allah SWT ;

“Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami bernasib malang Karena kamu, Sesungguhnya jika kamu tidak berhenti (menyeru kami), niscaya kami akan merajam kamu dan kamu pasti akan mendapat siksa yang pedih dari kami". Yaasin : 18

Al Quran telah menjelaskan dalam cerita Rasul yang telah diutuskan ke sebuah tempat bahawa apabila hujjah, dakwah dan seruan mereka tidak dapat dipatahkan oleh sasaran dakwah mereka maka akhirnya pasti kekerasan akan digunakan dalam segala bentuk dan versinya.

Kalaulah benar apa yang akan didedahkan oleh DSAI itu adalah tidak benar dan fitnah, mengapa takut?. Mengapa cuba menggunakan cara kotor dan tidak bermoral. Berdepanlah dengan hakikat kebenaran walaupun pahit. Inilah taktik kotor penguasa zalim sepanjang zaman dan di dalam setiap sejarah perjuangan yang dilakarkan.

Jangan takut dan risau, mereka yang ikhlas dan benar akan mendapat pertolongan Allah jua akhirnya dan jangan sekali-kali lupa, begitulah jua jika sebaliknya.

Saya sedang berfikir, bagaimana lelaki berusia 60 tahun menonggeng anak muda seusia 23 tahun untuk diliwat dalam keadaan PAKSA?
|
This entry was posted on 3:49 AM and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 comments:

TaZkIrAH :

Allah Ta'ala berfirman:

"Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, supaya hati mereka itu khusyu' untuk mengingat-ingat kepada Allah dan kebenaran yang turun kepada mereka itu - yakni al-Quran. Janganlah mereka itu berkeadaan yang serupa dengan orang-orang yang telah diberi kitab-kitab pada masa dahulu - sebelum mereka, tetapi mereka telah melalui masa yang panjang, kemudian menjadi keraslah hati mereka tersebut - yakni enggan menerima kebenaran." (al-Hadid: 16)